30 Juni 2019

TINTA HITAM DARI PLOSOK UNTUK PRESIDEN TERPILIH 2019-2024

Salam hangat dari rakyat kecil, untuk mengucapkan selamat kepada presiden dan wakil presiden yang terpilih Bpk. Joko widodo dan Kh. Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.
Pesan kami dari plosok pak, terpilihnya bapak bisa juga keberkahan dan cobaan yang harus bapak pegang, inget janji janji yang terlontarkan pada kami pak, demi terpilihnya lagi sebagai presiden dan wakil presiden.
Kami rakyat kecil, sangat2 cinta NKRI dan juga tak rela negara kami di bringus oleh orang2 luar.
Kitika telah terpilih lagi dalam 2 periode, tanggung jawabmu sangatlah besar pak, ini Indonesia pak, perjuangan penuh dengan darah demi kemerdekaan Indonesia.
Rakyat di plosok menginginkan kesetaraan juga dari rakyat2 di perkotaan. Rakyat di plosok 99% pekerjaannya petani. Untuk menghidupi keluarga biaya anak pendidikan sangat lah mahal, tidak sesuai dengan harga jual hasil tani pak.
Anak-anak pun di plosok membutuhkan pendidikan yang mutu, yang sangat di inginkan orang tua terhadap anak-anaknya untuk menjadi lebih baik pendidikannya dari pada orang tuanya.
Apakah bapak tidak merasakan sangat berdosanya bapak, jika bapak lupa, bapak juga dari orang kecil, yang darah daging bapak hasil keringat para tani pak.
Indonesia akan tetap indonesia pak, tapi keadilan dan kenyamanan masyarakat akan menjaga indonesia pak. Indonesia sangatlah kaya, sumber daya alamnya, tapi sayang sumber daya manusia tidak memumpuninya.
Yang pintar semakin memintari, yang bodoh semakin membodohi. Rakyat bingung dimana orang2 yg katanya pintar, dan mana yang bener2 bodoh.
Saya dari plosok yang sekarang duduk di Perguruan Tinggi, sangat prihatin ketika pulang kekampung. Banyaklah cerita yang sangat iba di dengar dan di rasa di hati. Seakan-akan pemerintahan tidak becus untuk memberikan rasa ketentraman dan keadilan.
Harga2 petani anjlok, kelapa tidak ada harganya, pinang juga tidak ada yang beli, dengan alasan pembeli pinang, tidak ada uangnya untuk membeli pinang.
Harga2 pokok sangatlah mahal, tidak sesuai dengan apa yang dijual dari hasil tani. Seakan-akan lebih tentram menjadi kotak pembayaran di setiap wc.
Jalan-jalan untuk menyambung desa ke desa sangatlah miris, entah pengawasan pembuatan jalan keras siapa. Ketika jalan di beri pengerasan tidak beberapa lama, rusak kembali, dan lebih parah. Walaupun sampai di tembel2 lagi, tetap dengan waktu singkat rusak kembali.
Dan satu lagi pesan kami kepada bapak presiden terpilih, bapak mempunyai printah yang legal untuk melakukan apa pun. Semuanya ada di tangan kanan mu dan kirimu.
Jangan hanya menggembor2kan untuk meningkat perekonomian dan menjadi negara kuat. Kalau rakyatnya yang menjadi korban untuk semuanya itu.
Maslah pemerataan pembangunan, ketika di rasa2 selama 5 tahun ini memimpin, yang selalu di bangin di daerah jawa saja, bagaimana dengan sumatra kususnya. Walaupun ada jalan tol trans sumatra, dll yang sudah sukses menjadi program bapak. Kalau di desa2 masalah penerangan saja tidak sampai.
Katanya di perdesa anggarannga hampir 1 Milyar per desa, apakah sudah bapak laksanakan untuk bawahan bapak untuk mengawasi dana tersebut. Jika dana itu bener2 di berika 1 milyar pertahun, sangatlah tidak di ragukan lagi pembangunan ekonomi, sdm, dll tidak ada yang mempermasalahkan.
Salam hangat pak presiden, sesungguhnya uang dana desa sangatlah rawan untuk di salah gunakan. Karena para pekerja di kantor desa mereka merasa aman, karena tidak ada yang mengawasi dana tersebut. Dan sangat di harapkan kepada bapak, untuk lebih hati2 dalam anggaran sampai di perdesaan.
Kesimpulan celoteh kami di atas pak.
1. Stabilakan harga beli dan jual dari petani pak.
2. Tingkatkan dan perbaiki sistem pendidikan untuk menjadi SDM yang mumpuni.
3. Lebih tekankan pada bawahan bapak untuk mengawasi Anggaran negara kususnya di perdesaan.
4. Maslah infrastruktur yang ideal untuk pemerataan seluruh plosok.
5. Penerangan di plosok2
7. Semoga bapak amanah sama janji2 yang baru, walau janji2 yang peride pertama belum tereliasasikan semunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVOLUSI PEMUDA MENUJU DESA MAKMUR

  REVOLUSI PEMUDA MENUJU DESA MAKMUR Oleh: A Dhakirillah Indonesia memiliki aneka ragam terhadap budaya, ras, suku, agama. Setiap   zona...